Bahaya!!! Efek Negatif Minyak Bulus Yang Belum Anda Ketahui

minyak bulus jemur asli

Adaba beberapa efek negatif minyak bulus yang harus anda ketahui. Mungkin pembahasan kali ini akan membuat anda ragu untuk menggunakan minyak bulus. Namun anda memang harus mengetahui tentang faka ini. Dan Ikuti pembahasan efek negatif minyak bulus ini dengan cermat. Minyak bulus termasuk obat yang hanya digunakan hanya untuk pemakaian luar atau tidak boleh diminum. Apabila terjadi efek negatif pemakaian minyak bulus seperti iritasi atau alergi, sebaiknya hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Baca INI!!! Ciri Minyak Bulus Asli

Di negara-negara Asia Timur masih terus berinovasi dengan metode pengobatan herbal atau obat-obatan alami warisan nenek moyang mereka. Orang-orang di negara-negara Eropa dan Amerika pun juga banyak yang meyakini khasiat metode pengobatan herbal dan obat-obatan alami. Tidak hanya itu, para peneliti-peneliti dari Eropa dan Amerika pun memiliki rasa penasaran untuk mencari tahu lebih dalam mengenai berbagai obat-obatan alami.

Di negara-negara Asia Tengah yang didominasi oleh masyarakat beragama Islam, metode pengobatan herbal dan obat-obatan alami pun masih kental dalam kehidupan sehari-hari. Selain karena khasiatnya, metode pengobatan herbal dan obat-obatan alami ini memang menjadi sunah sebagaimana yang dicontohkan oleh nabi Muhammad. Ketika bicara seputar efek negatif suatu obat, maka baik obat-obatan alami terlebih lagi obat-obatan kimia tentunya memiliki potensi memberikan efek negatif pada penggunanya.

Bagaimana Dengan Efek Negatif Pemakaian Minyak Bulus?

Sebenarnya obat-obatan alami memiliki resiko efek negatif lebih kecil daripada obat-obatan kimia, begitu pula dengan efek negatif pemakaian minyak bulus yang lebih kecil daripada Anda menggunakan obat-obatan kimia. Sebagian besar obat-obatan kimia akan merusak fungsi ginjal, hati, pankreas dan organ dalam lainnya, apabila digunakan atau dikonsumsi dalam jangka waktu sering atau pun lama.
Kita ambil contoh pembahasan kali ini mengenai efek negatif pemakaian minyak bulus dalam mengatasi lemah syahwat bagi kaum Adam. Obat-obatan kimia untuk alat vital pria yang dijual di Apotek cenderung menimbulkan ketergantungan bagi si pengguna.
Obat-obatan kimia untuk alat vital pria yang dijual di Apotek juga lebih beresiko terjadi komplikasi, karena bahan kimia yang digunakan atau dikonsumsi dalam intensitas sering atau jangka waktu lama dapat berdampak buruk bagi organ-organ bagian dalam tubuh.
Alih-alih ingin mengatasi lemah syahwat, ternyata ginjal atau pankreas Anda mengalami kerusakan. Alih-alih ingin tampak bugar dan perkasa, ternyata Anda harus mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan medis cuci darah akibat kerusakan ginjal, atau Anda mengeluarkan biaya lebih untuk membeli insulin karena kerusakan pankreas memicu penyakit Diabetes.

 

Apa Saja Efek Negatif Pemakaian Minyak Bulus?

Sedangkan apabila dibandingkan antara efek negatif obat-obatan kimia dengan efek negatif pemakaian minyak bulus, maka efek negatif pemakaian minyak bulus terbilang sedikit, bahkan banyak orang yang menggunakan minyak bulus tidak merasakan efek negatif pemakaian minyak bulus. Begitu pula pemakaian minyak bulus dalam mengatasi lemah syahwat bagi kaum Adam.
Berikut beberapa efek negatif pemakaian minyak bulus yang wajib anda ketahui, agar terhindar dari salah paham yang mungkin sudah berkembang.

  1.  Aroma amis minyak bulus murni sangat menyengat
    Salah satu ciri minyak bulus murni adalah bau amis minyak bulus murni sangatlah menyengat penciuman kita. Sebagian orang yang tidak tahan dengan bau amis minyak bulus, akan mengalami mual dan muntah. Maka dari itu disarankan untuk menutup hidung dengan masker sebelum menggunakan minyak Bulus pada bagian tubuh.
  2. Alergi gatal
    Efek negatif pemakaian minyak bulus berupa alergi gatal pada kulit biasanya hanya terjadi pada orang-orang yang secara genetik memang berpotensi alergi. Ada orang yang alergi mengkonsumsi susu, ada orang yang alergi mengkonsumsi kacang atau pun seafood, dan begitu pula dengan minyak bulus, ada orang yang secara genetik alergi minyak bulus maka terjadilah efek negatif pemakaian minyak bulus.
  3. Iritasi
    Tidak semua produsen minyak bulus melakukan pengolahan dan pengemasan secara higienis. Proses pengolahan dan pengemasan minyak bulus yang tidak higienis inilah yang dapat menimbulkan efek negatif pemakaian minyak bulus berupa iritasi pada kulit karena kuman atau bakteri. Disarankan untuk memilih minyak bulus murni yang diproduksi oleh produsen yang memperhatikan dengan baik proses pengolahan dan pengemasan produknya.

Fenomena keyakinan sebagian orang terhadap khasiat pengobatan herbal atau obat-obatan alami ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, bahkan sebagian masyarakat dunia pun masih memiliki keyakinan terhadap khasiat dari metode pengobatan herbal atau obat-obatan alami ini. Telitilah sebelum membeli minyak bulus, cari tahu keasliannya dan produsennya agar tidak menimbulkan efek yang negatif.

This entry was posted in Blog.